IISIA Sebut Baja Impor Banjiri Indonesia

Indonesia memang sangat kesulitan untuk mengekspor barang keluar negeri, namun tidak untuk impor barang. Hal ini terbukti dengan banyaknya produk impor dari berbagai negara yang turut serta membanjiri produk impor di Indonesia. Terutama adalah produk baja yang sangat dikeluhkan oleh pengusaha baja lokal.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua umum asosiasi baja dn besi Indonesia atau sering disebut the Indonesian iron and steel industri association (IISIA), Wigrantoro yang meminta agar pemerintah dapat mengoptimalkan pengetatan impor baja. Hal ini perlu dilakukan agar kedepannya Indonesia tidak dibanjiri baja dari luar negeri, terutama baja jenis paaduan atau alloy steel 

Perlu diketahui Baja paduan (alloy steel) adalah baja dengan campuran satu atau lebih elemen seperti nickel, chromium, dan lainnya. Fungsi utama dari elemen paduan yaitu untuk meningkatkan atau menyempurnakan sifat-sifat mekanis pada baja agar lebih kuat dan anti karat.

Saat ini berdasarkan data yang dimiliki IISIA ada sekitar 50 persen dari total 14 juta ton kebutuhan baja nasional didapat dari hasil impor. Sedangkan 40 persen dari baja impr tersebut adalah jenis baja alloy steel, yang membuat miris adalah jumlah tersebut jauh di bawah kebutuhan alloy stell dalam negeri.

Lebih lanjut Wigrantoro menjelaskan, karakter baja alloy yang lebih sempurna akan mengancam pasar baja karbon yang diproduksi dalam negeri. Baja paduan seharusnya bisa masuk ke sektor lain seperti  jadi pasar karbon steel. Hanya pada susunan chenmcal dengan tambahan baron atau krom sudah jadi baja alloy.

Sementara itu Ketua Cluster Flat Product IISIA, Purwono Widodo sangat menyayangkan dengan adanya pemberlakuan Permendag No 22 Tahun 2018. Adanya Permendag ini tidak mengatur secara ketat pemberlakukan impor sehingga banyak barang masuk ke Indonesia yang justru merugikan poengusaha lokal.

Bukan hanya iu, pemeriksaan barang impor dilakukan dengan cara post border, hal ini karena minimnya tenaga pemeriksa, apalagi diperiksanya digudang yang petugasnya sangat minim. Oleh karenanya harus ada prosedur yang dapat menguntungkan pengusaha lokal dan melindungi konsumen. Baca juga Cara Mudah Mengatasi Aplikasi Zepeto Tidak Bisa Dibuka