Roti Bakar 88

Perusahaan Roti Bakar 88

A.Profile Perusahaan Roti Bakar 88

Irwan Tanusolihin pertama kali mengembangkan bisnis roti bakar miliknya pada tahun 2002.Kala itu ia memang telah berencana untuk membangun bisnis mandiri dengan target yakni bisnis kuliner.Tidak mau terburu-buru, ia memantau terlebih dahulu potensi bisnis kuliner yang ada di wilayah tempat tinggalnya, yakni di Tangerang Jawa Barat. Setelah mempertimbangkan baik-baik barulah ia menentukan kudapan legit roti bakar sebagai obyek utama bisnisnya.Selain mempunyai banyak peminat, roti bakar memang mempunyai pangsa pasar yang luas untuk dikembangkan.Lokasi di Jalan Kisamaun 118, Pasar Lama, Tangerang menjadi markas pertama berdirinya usaha roti bakar yang dilabeli dengan nama Roti Bakar 88 tersebut.Kini sudah terdapat beberapa cabang dari Roti Bakar 88 yang sudah tersebar di Indonesia. Roti Bakar 88 adalah sebuah tempat hangout asik  yang menyediakan menu roti bakar homemade yang dibuat dari resep keluarga.  Bila di tempat lain, roti bakar yang digunakan adalah roti tawar, di tempat ini roti yang digunakan adalah roti buatan sendiri yang memiliki rasa yang lezat dan juga tekstur yang lembut. Setelah belasan tahun, membangun usaha roti bakar mulai dari nol, kini manisnya provitpun berhasil ia cicipi sebagai buah dari usaha kerasnya.

B.Analisis SWOT

Adapun analisis SWOT terhadap bisnis ini adalah sebagai berikut    :

1.Faktor Internal

a. Strengths (Kekuatan)

·         Penyajian roti bakar ini sangatlah sederhana tanpa memerlukan banyak waktu dalam penyajiannya

·         Harga dari roti bakar ini cukup terjangkau,sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat

·         Terdapat berbagai macam pilihan menu roti bakar, selain itu terdapat pula menu lain sebagai pelengkap

b.Weakness (Kelemahan)

·         Permintaan dari konsumen biasanya akan menurun, jika keadaan cuaca sangat buruk

2.Faktor Eksternal

a. Opportunities (Kesempatan)

·         Melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan makanan terutama pada malam hari, sehingga roti bakar bisa menjadi alternatif sebagai camilan yang sehat

·         Sebagian besar penjual roti bakar hanya menawarkan rasa yang umum seperti rasa coklat,kacang,keju,strawberry,blueberry,dan nanas, maka roti bakar 88 memberikan keunikan yaitu biasanya  roti bakar yang digunakan adalah roti tawar, di roti bakar 88 roti yang digunakan adalah roti buatan sendiri yang memiliki rasa yang lezat dan juga tekstur yang lembut

·         Karena roti bakar ini bisa dinikmati oleh semua usia, maka pasar sasarannya mencakup semua kalangan masyarakat

 

b.Threats (Ancaman)

Melihat dari bnyaknya permintaan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan makanan terutama roti bakar ini, maka persaingan dalam menjalankan usaha ini pun cukup banyak. Dan apabila pelayanan dan kualitas yang diberikan kepada konsumen kurang memuaskan, maka konsumenpun akan merasa kecewa, sehingga usaha ini akan terancam bangkrut. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dalam menjalankan usaha ini akan selalu memberikan pelayanan dan kualitas produk yang terbaik kepada semua konsumen . Kualitas produk yang baik dan pelayanan yang terbaik menjadi prioritas utama dalam menjalankan usaha ini.

 

C.Analisis Pasar dan Pemasaran

Analisis pasar dan pemasaran usaha Roti Bakar 88 yaitu :

1.      Target Pasar

Usaha ini berlokasi di tempat-tempat yang strategis dan di pinggir-pinggir jalan utama. Tempat-tempat lokasi tersebut yang banyak di lewati oleh masyarakat, baik masyarakat lokal maupun non lokal sehingga usaha  ini mudah untuk dikenal oleh masyarakat. Yang menjadi target pasar kami yaitu masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan.

2.      Pesaing

Terdapat banyak pesaing dari usaha ini, akan tetapi di sinilah kreatifitas diperlukan untuk menarik konsumen agar dapat membeli produk tanpa membuat pesaing merasa tidak senang dengan tindakan perusahaan.Kekeluargaan harus tetap selalu terjaga antara pesaing dan menciptakan persaingan yang sehat tanpa menjatuhkan pesaing, dengan cara mentaati peraturan dan undang-undang pasar yang telah ditetapkan.

 

 

 

3.      Sasaran Pembeli

Dalam menjalankan usaha roti bakar ini sasaran pembeli adalah mencakup semua kalangan masyarakat.Dari semua kalangan tersebur sebagian besar mampu untuk membeli produk yang ditawarkan.

D.Strategi Pemasaran

Adapun strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan roti bakar 88 adalah          :

1.      Dari mulut ke mulut

Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha , sehingga secara tidak langsung semua konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha ini. Dan apabila usaha ini sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk membeli roti bakar di tempat ini.

2.      Dengan media internet

Promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan media internet, seperti dapat melalui facebook, twitter, blog,dll. Karena sebagian besar masyarakat telah menggunakan media internet, sehingga masyarakat dapat mengetahui usaha roti bakar ini.

3.      Pengembangan Pasar

Mempromosikan usaha  ini dengan cara menambah pasar baru untuk memperluas jangkauan yang sudah dimiliki. Dalam hal ini, dapat dengan memperluas usaha roti bakar ini ke daerah-daerah lain, dengan harapan usaha ini akan lebih dikenal oleh masyarakat dan juga dapat menambahkan pendapatan serta dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan memperkerjakan karyawan yang baru.

4.      Pengembangan Produk

Pengembangan produk dari usaha ini dapat menambahkan rasa yang mungkin tidak ada di pesaing lain, seperti roti yang homemade tidak menggunakan roti tawar biasa, yang memberikan nilai lebih dimata para konsumen. Sehingga jangkauan pasar mililiki semakin luas, dan tingkat loyalitas konsumen pun setiap harinya kian meningkat.

E. Manpower (Tenaga Kerja)

Dalam bisnis penjualan roti bakar ini tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus , akan tetapi yang diperlukan adalah orang yang mau bekerja secara tekun,sabar,kerja keras, dan tidak gengsi. Akan tetapi agar usaha berjalan lancar dan dikarenakan banyaknya cabang dari usaha ini, maka diperlukan pula sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus yaitu Manajer yang difungsikan untuk mengatur dan mengawasi jalannya organisasi dan menjaga hubungan baik antar karyawan.

F.Analisis Aspek Finansial

1. Modal

Usaha ini menggunakan modal sendiri pada saat baru merintisnya, adapun modalnya dalah sebagai berikut          :

1. Gerobak Rp             Rp 3.200.000 (1 buah)

8. Lap Tangan              Rp 30.000   (3 buah) 

2.Kompor                    Rp 250.000 (1 buah) 

9. Kotak Sampah         Rp 30.000   (2 buah) 

3. Tabung Gas 3 kg      Rp 170.000 (1 buah) 

10. Bola Lampu           Rp 100.000 (3 buah) 

4. Besi Panggangan      Rp 300.000 (1 buah) 

11. Kabel                     Rp 50.000 (1buah) 

5. Alat Pembakar         Rp 50.000   (2 buah) 

12. Saklar lampu          Rp 40.000   (1 buah)

6. Alat Pemotong         Rp 82.000   (2 buah)

13. Merek Usaha         Rp 100.000  (2 m) 

7. Top Les                   Rp 100.000 (7 buah) 

14. Roti                        Rp 60.000   (20 lusin)

 

Dalam jangka pendek diperlukan (selai)         :

1.Nanas           Rp12.000         

6.Kacang           Rp20.000          

2.Nuttela         Rp37.000          

7.Coklat             Rp16.000           

3.Keju             Rp18.000          

8.Margarin         Rp 16.000      

4.Strawberry   Rp12.000          

9.Srikaya            Rp20.000          

5.Blueberry     Rp15.000          

10.Susu              Rp9.000               

 

Total Untuk Modal Awal = Rp4.737.000

G.Marketing Mix

Bauran pemasaran merupakan variable-variabel terkendali yang digabungkan untuk menghasilkan tanggapan yang diharapkan dari pasar sasaran.Adapun bauran pemasaran dari usaha ini yaitu  :

1.      Product (Produk)

Produk merupakan elemen penting dalam sebuah program pemasaran.Maka dari itu, produk dalam usaha ini dibuat semenarik mungkin agar konsumen tidak bosan dengan tampilan roti bakar yang itu-itu saja.Roti bakar 88 ini berbeda dengan roti bakar lainnya karena roti ini merupakan buatan sendiri yang memiliki tekstur yang lembut.Selain itu, usaha ini tidak hanya menawarkan menu roti bakar saja, akan tetapi menu lain yang lezat.

 

 

2.      Price (Harga)

Adapun produk yang ditawarkan memiliki harga yang bervariasi tergantung dari rasa dan topping yang diinginkan konsumen.Harganya berkisar antara Rp10.000 – Rp20.000 sehingga dapat menjangkau seluruh kalangan yang ingin mengkonsumsinya.

3.      Promotion ( Promosi )

Untuk menarik minat konsumen cara yang dilakukan usaha roti bakar 88 ini antara lain, terdapat paket goceng (5000) setiap harinya sehingga konsumen dapat memilih lebih banyak menu yang mereka inginkan dengan harga murah.Selain itu, saat membuka cabang di berbagai daerah, grand openingnya memberikan diskon sampai 20% sampai batas waktu yang ditentukan.

4.      Place (Tempat)

Agar usaha roti bakar ini dapat berjalan dengan baik, maka usaha ini melakukan kerjasama dengan distributor – distributor , sehingga bahan-bahan dari roti bakar ini mudah didapatkan.selain itu tempat usaha ini berada dipinggir jalan-jalan utama yang ramai dilalui orang, agar konsumen dapat dengan mudah mengakses tempat usaha ini.


sumber : instagram @rotibakar88com